KAB. KARIMUN KOTA MANDIRI

Kategori: Berita
Diterbitkan pada Selasa, 05 September 2017 07:12
Ditulis oleh DLHK Prov Kepri
Dilihat: 285

 

 

 

Foto : Aa Humas DLHK Prov. KepriDinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Kepulauan Riau mengadakan Rapat Pembahasan ANDAL PT. JAYA ANNURYA KARIMUN dengan Kegiatan Kota Mandiri dan Pelabuhan Penumpang di Kecamatan Tebing dan Kecamatan Karimun (5-09-2017),

acara yang berlangsung diruang rapat utama Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Kepulauan Riau, Pulau Dompak, dihadiri oleh seluruh Anggota Komisi Amdal Provinsi Kepulauan Riau, DKP Provinsi Kepulauan Riau, Biro Hukum Provinsi Kepulauan Riau, Dishub Provinsi Kepulauan Riau, DPMPTSP Provinsi Kepulauan Riau, Perkim Provinsi Kepulauan Riau, Navigasi Kelas II Tanjungpinang, Akademisi, Dinas DLH Kabupaten Karimun, Camat Karimun, Lurah Lubuk Semut, Lurah Tebing, Sekcam Tebing, Lurah teluk Air, LSM Karimun Hijau, LSM Alim, serta Masyarakat Karimun dan Masyarakat yang terkena dampak langsung.

Ir. Yerri Suparna selaku Ketua Komisi AMDAL Provinsi Kepulauan Riau memimpin langsung Pembahasan ANDAL PT. JAYA ANNURYA KARIMUN, dengan didampingi Kabid. Pengolahan Sampah, Limbah B3 dan Kajian Dampak Lingkungan Bapak Yuliman Gamal, MUM.

Ir. Yerri Suparna mengatakan...“kita sudah sama-sama mendengar masukan dan harapan dari masyarakat dimana kegiatan ini akan dilakukan, apa yang mereka inginkan apa yang meraka harapkan kepada tim pengembang agar dapat dilaksanakan, meraka bekerja untuk kepentingan dan kehidupan yang berkelanjutan bagi anak dan keluarganya, sehingga laut merupakan hal yang mutlak harus di perhatikan, jangan sampai pembangunan ini merusak mata pencaharian nelayan, apa lagi merusak ekosistem yang ada diwilayah sekitar dengan keluar dari batasa-batasan yang telah ditentukan (jelas melanggar aturan)”, ujar Kadis DLHK Prov. Kepri.

Kegiatan ini bertujuan untuk pengembangan Costal Area yang saat ini akan dijadikan lokasi reklamasi pada kegiatan Kota Mandiri dan Pelabuhan Penumpang di Kecamatan Tebing dan Kecamatan Karimun, pengembangan ini bertujuan untuk memperluas wilayah pelabuhan agar fasilitas yang ada nantinya cukup representatif untuk pelabuhan domestik dan internasional.

Pelabuhan merupakan pembangunan yang sangat diperhatikan, mengingat karimun sangat dekat dengan perbatasan Negara Singapore dan Negara Malaysia yaitu Johor. Dengan adanya pengembangan ini, diharapkan dapat menghidupkan sektor pariwisata dan ekonomi melalui kedatangan tourist asing.